Indramayu, Ciayumajakuning.com – Polsek Kandanghaur, Polres Indramayu, menggelar kegiatan pembinaan khusus bagi pelajar kelas X dan XI di SMK Muhammadiyah Kandanghaur, Kabupaten Indramayu. Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah tersebut menyasar siswa laki-laki sebagai bagian dari langkah pencegahan dini terhadap aksi tawuran dan kenakalan remaja.
Pembinaan dipandu oleh Ps Panit II Binmas bersama Bhabinkamtibmas Desa Karanganyar, Bripka Abdul Rohman. Dalam kesempatan itu, para pelajar diberikan pemahaman mengenai kesadaran hukum serta dampak sosial dan konsekuensi pidana dari tindakan kekerasan, khususnya tawuran pelajar.
Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Kandanghaur AKP Surahmat menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya preventif kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di lingkungan pendidikan. Menurutnya, pembinaan ini bertujuan membentuk karakter pelajar yang disiplin, bertanggung jawab, dan patuh terhadap hukum.
“Melalui pembinaan ini, kami ingin para pelajar memahami bahwa setiap perbuatan memiliki konsekuensi hukum. Tidak ada yang kebal hukum, termasuk pelajar yang terlibat tawuran atau perkelahian,” ujar AKP Surahmat, Minggu (14/12/2025).
Dalam materi pembinaan, pihak kepolisian menekankan bahwa setiap pelanggaran hukum akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Kepolisian juga memastikan akan bertindak tegas terhadap pelajar yang terbukti melakukan aksi tawuran, sebagai bentuk penegakan hukum dan efek jera.
Selain peran kepolisian, pihak sekolah diminta untuk aktif melakukan pengawasan dan penanganan internal. Sekolah diharapkan segera memanggil pelajar yang diduga terlibat tawuran serta menghadirkan orang tua atau wali murid untuk dilakukan pembinaan bersama.
AKP Surahmat berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran pelajar akan pentingnya menjaga ketertiban, menjauhi perilaku negatif, serta lebih fokus pada pendidikan dan masa depan. Ia juga mengajak seluruh elemen, mulai dari sekolah, orang tua, hingga masyarakat, untuk bersinergi membina generasi muda agar terhindar dari perbuatan yang merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.










