Today

Yonif TP 889 Gagak Winangsih Siap Bersinergi Amankan Kilang Pertamina Balongan di Indramayu

Asmawi Day

pertamina

Indramayu, Ciayumajakuning.com – Manajemen PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Balongan menerima kunjungan kerja jajaran Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) 34/Cakra Buana dan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 889/Gagak Winangsih, Selasa (24/2/2026). Pertemuan tersebut berlangsung di lingkungan Kilang Balongan, Kabupaten Indramayu.

General Manager RU Balongan, Yulianto Triwibowo, menyambut langsung rombongan perwira TNI Angkatan Darat di ruang kerjanya. Ia didampingi Manager HSSE Kilang Balongan Mochammad Arifin serta Section Head Security Aswidi.

Komandan Brigif TP 34/Cakra Buana, Kolonel Inf Arief Widyanto, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan ajang silaturahmi sekaligus perkenalan satuan baru, yakni Yonif TP 889/Gagak Winangsih yang bermarkas di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu. Satuan ini berada di bawah komando Brigif TP 34/Cakra Buana, bagian dari Kodam III/Siliwangi.

Ia menerangkan bahwa keberadaan satuan tersebut tidak hanya difokuskan pada penguatan pertahanan wilayah, tetapi juga mendukung program ketahanan pangan di kawasan Pantai Utara Jawa. Selain itu, merujuk Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, batalyon teritorial pembangunan memiliki tugas dalam pengamanan objek vital nasional yang bersifat strategis.

Menurut Arief, pihaknya siap menjalin koordinasi dan kerja sama dalam mendukung keamanan operasional Kilang Balongan sebagai salah satu objek vital nasional di sektor energi.

Sementara itu, Yulianto Triwibowo menyambut positif kehadiran Brigif TP 34/Cakra Buana dan Yonif TP 889/Gagak Winangsih di Indramayu. Ia menilai sinergi antara unsur TNI dan pengelola industri strategis sangat penting untuk menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendukung kelancaran operasional kilang.

Yulianto memaparkan bahwa Kilang Balongan mulai beroperasi sejak 1994 dan dikenal sebagai salah satu kilang dengan kompleksitas tinggi di Indonesia, berkapasitas produksi mencapai 150.000 barel per hari. Kilang tersebut berperan vital dalam memasok bahan bakar minyak ramah lingkungan seperti Pertamax, Pertalite, dan Solar, serta produk petrokimia berupa propilena untuk wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

Ia berharap kolaborasi yang terbangun dapat memperkuat pengamanan dan mendukung ketahanan energi nasional secara berkelanjutan. Pertemuan diakhiri dengan pertukaran cinderamata sebagai simbol kemitraan strategis dan komitmen bersama dalam menjaga objek vital nasional.

Related Post

Tinggalkan komentar